Selasa, 21 Desember 2010

Hasil Test CPNS Disinyalir Ada 'Permainan'


Majalengka - Pengumuman hasil pelaksaan test CPNS Kabupaten Majalengka 2010 disinyalir terjadi permainan. Berdasarkan informasi yang dihimpun disebutkan, indikasi permainan itu mulai dari titipan pejabat hingga jual beli kursi CPNS yang bernilai ratusan juta.

Beredarnya isu tentang jual beli kursi juga disampaikan Yudi, salah satu peserta yang gagal seleksi CPNS 2010. "Saya dapat informasi dari temen yang juga ayahnya pejabat di Majalengka, banyak formasi CPNS yang sudah menjadi jatah pejabat. Katanya kalu mau lolos minimal harus menyiapkan Rp 80 juta," ungkap yudi.

Seorang teman, tambahnya, lulus seleksi CPNS tahun lalu setelah membayar uang sekitar seratus juta kepada teman ayahnya tersebut.

Indikasi permainan pelaksanaan CPNS juga diungkapkan oleh Ketua Yayasan lembaga Bantuan (YLBK) Majalengka, Dedi Barnadi.

Dikatakanya indikasi adanya permainan adalah ketidak transparanan panitia dalam pemeriksaan dan scanning hasil ujian yang hanya bisa diketahui panitia, pemeriksa dan pembuat soal. Sedang peserta test tak bisa melihat hasil testnya.

"Indikasi awal adanya permainan ini adalah peserta tidak tau hasil testnya, hanya melihat dipengumuman kalau namanya ada lulus, tidak ada berarti tidak lulus, bukti bahwa panitia tidak transparan, " ungkap Dedi.

Masih menurut Dedi, permainan lainnya adalah soal titipan anak pejabat. Beberapa nama yang lolos merupakan anak pejabat, temen deket pejabat di Majalengka baik itu masih aktif maupun sudah pensiun.
Bukti lainnya adalah anak salah satu pejabat di Kejaksaan Negeri Majalengka yang ikut test namun tidak diloloskan sehingga berujung pada pemanggilan Kepala BKD dan Ketua Panitia.

Adanya rencana Kejaksaan mengusut dugaan gratifikasi dalam pelaksanaan CPNS, Dedi mengaku mengapresiasi namun sangat disayangkan pemanggilan tersebut juga karena anaknya tidak lolos.

"Kalau anaknya yang dititipkan ke pejabat itu lolos, apa mau Kejaksaan mengusutnya, satu sisi saya apresiasi tapi sisi lain oknum pejabat Kejaksaan juga ikut permainan, " tegas Dedi.

Rakisa Ibnu Abdurrahman (Majalengka Online)

:::Terimakasih telah membaca berita Hasil Test CPNS Disinyalir Ada 'Permainan' silahkan baca berita terkait :::


0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon