Cirebon: Aksi tersangka bom bunuh diri Muhammad Syarif di Markas Kepolisian Resor Kota Cirebon kurang begitu disukai warga Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Cirebon. Mereka menilai Syarif menodai keturunan Sunan Gunung Jati dan warga Cirebon karena meledakkan Masjid Al Dzikro, dekat Mapolresta Cirebon.
Hal itu diutarakan Mahmud dan Agus, warga Desa Astana, Rabu (20/4). Pemakaman jenazah Syarif di Desa Astana baru sebatas rencana. Tapi protes sudah disuarakan warga Desa Astana.
Sebagai bentuk penolakan, warga juga memasang sejumlah spanduk bertuliskan penolakan dan kecaman atas aksi Syarif. Spanduk dipasang di jalan masuk ke kompleks makam.(AIS/Liputan6.com)

0 komentar:
Posting Komentar