Jakarta – Hukuman Pancung terhadap TKI Tuti Tursilawati hingga kini masih di usahakan oleh Pemerintah Indonesia untuk diurungkan. Hingga kini Pemerintah Indonesia tengah melobi Pemerintah Arab Saudi berkenan hukuman yang ditimpakan kepada Tuti, yang kabarnya eksekusinya akan dilakukan sebelum Hari Raya Idul Adha mendatang.
“Segala upaya dan penganan sudah kita lakukan dan saat ini sudah ada Pak Alwi Shihab, Pak Maftuh Basyuni dan Pak Tatang dari kemenlu yang terus menerus melakukan lobby serta pendekatan kepada keluarga agar mau memberikan permaafan,” kata Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar di kantor Kemnakertrans, Jakarta, Jumat (21/10/2011).
Dikatakan oleh Muhaimin, yang terpenting adalah keberhasilan dari lobby guna mendapatkan permaafan dari pihak keluarga korban yang di bunuh oleh TKI tersebut. itulah kuncinya. “kalau bisa memafkan ini berarti sudah selesai,” terangnya.
Dikatakan oleh Muhaimin, Upaya yang lain guna menyelamatkan Tuti, yakni Presiden SBY telah mengirimkan surat kepada Raja Arab. “Presiden berkirim surat dan satuan tugas sebagai upaya membatalkan hukuman mati itu,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama pula, muhaimin juga menjelaskan seputar pembahasan MOU ketenagakerjaan dengan Arab Saudi.
“MOU sudah sampai tahap tukar menukar draft yang menurut saya butuh waktu pendalaman dari masing – masing pihak dan memang kita lebih rigidkan, kongkretkan sehingga butuh waktu yang cukup untuk menuju MOU," tutupnya. (dpp.pkb.online)

0 komentar:
Posting Komentar