Selasa, 18 Oktober 2011

Klaim Asuransi TKI Berbelit, Cak Imin Ancam Cabut Wewenang BNP2TKI

Jakarta- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Dengan blak-blakan Muhaimin menuding Pelayanan terhadap TKI belum optimal, memadai dan cepat. Kontan pernyataan ini menyinggung kinerja Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI).
Saat mengunjungi BP3TKI dikawasan Ciracas, Jakarta Timur, Muhaimin mengkritik habis-habisan kinerja pelayanan TKI. "Loket yang saya masuki dan paling lama (antreannya, red) ada di loket asuransi. Saya menemukan proses berbelit-belit dalam klaim asuransi," tutur menteri yang akrab disapa Cak Imin itu.
Muhaimin menegaskan, klaim asuransi tidak boleh menyulitkan para TKI. Apalagi, sampai membebani sejumlah biaya bagi para TKI tadi. Dia berjanji jika kemenakertrans akan mengawasi super ketat sistem administrasi klaim asuransi TKI."Tidak boleh berbelit lagi, dan tidak boleh ada pungli (pungutan liar, red)," tegasnya.
Kritik Muhaimin lainnya, dia menilai jika irama kerja di BNP2TKI yang memimpin BP3TKI berjalan lamban. "Kita sudah beri waktu setahun kepada BNP2TKI untuk kerja maksimal. Bukan tidak mungkin kewenangannya ditarik jika irama kerjanya masih lamban," katanya.
Diantara tandanya adalah, ada TKI yang mengeluh soal Pengurusan Kartu tanda Kerja Luar Negeri (KTKLN). Muhaimin berharap, titik pengurusan KTKLN bisa diperbanyak sehingga tidak menimbulkan antrean panjang. Dia berharap, optimalisasi kinerja BNP2TKI bisa berjalan sebelum moartorium pengiriman TKI ke Malaysia dicabut akhir tahun ini. (wan/Radar Cirebon)

:::Terimakasih telah membaca berita Klaim Asuransi TKI Berbelit, Cak Imin Ancam Cabut Wewenang BNP2TKI silahkan baca berita terkait :::


0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon