Majalengka - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Majalengka terus mematangkan strategi menghadapi pemilu pemilu 2014 nanti. Ini tampak dengan semakin intensnya DPC PKB Majalengka melakukan konsolidasi internal, seperti terlihat pada Rapat Dewan Tanfidz DPC PKB Majalengka, Senin (7/11) kemarin.
"Lima puluh persen dari total daftar caleg siap kami berikan pada kalangan profesional dan ahli dari luar", ujar Sekretaris DPC PKB Majalengka Drs. Abdul Muin disela-sela rapat.
Sisanya masing-masing 25 persen, lanjut dia, baru kemudian disiapkan untuk internal PKB dan NU. Dia mengatakan, alasan utama pihaknya memberikan jatah besar bagi pihak luar itu karena kesadaran kalau PKB memiliki pendukung dari beragam latar belakang. Mulai dari ragam agama, etnis, atau background kelompok masyarakat lainnya. "Dengan menggandeng sebagai caleg kami mengajak mereka untuk ikut bersama-sama mengontrol jalannya partai ini," katanya memberi alasan.
Selain itu, lanjut Abdul Muin, dengan menggandeng sebanyak mungkin caleg dari luar PKB maupun NU juga bisa bermanfaat untuk membesarkan PKB Majalengka. Dengan adanya caleg dari kalangan profesional diharapkan juga kualitas para wakil rakyat khususnya dari PKB akan lebih baik dan bisa optimal dalam menjalankan amanat konstituennya. Dia lantas .mengungkapkan dengan memperbanyak jumlah caleg di setiap dapilnya khususnya dari kalangan profesional, PKB ingin benar-benar membuktikan kepada rakyat bahwa PKB milik semua golongan dan akan tetap konsisten memperjuangkan aspirasi semua golongan. Oleh karenanya, dia berharap dengan adanya quota 50 persen untuk caleg luar ini, bisa menarik semua lapisan masyarakat untuk ikut bergabung bersama PKB. "Silahkan, kami sangat terbuka dan menyambut baik semua lapisan masyarakat untuk ikut bergabung bersama kami," ujar politisi asal desa Sindawangi ini.
Komposisi caleg seperti ini menurut Muin akan diusulkan kepada DPP PKB untuk dimasukan ke dalam juklak dan Juknis yang nantinya berlaku secara nasional bagi PKB Seluruh Indonesia.
"Ini baru sebatas format DPC PKB Majalengka. Format ini akan kami usulkan kepada DPP PKB untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan PKB secara nasional", ujar Abdul Muin didampingi Wakil Sekretaris bidang Informasi dan hubungan antar lembaga Aan Subarhan. (aan)
0 komentar:
Posting Komentar